Artikel kurangnya Kesehatan terhadap masyarakat Indonesia 1000 kata

 Kurangnya Kesehatan Terhadap Masyarakat Indonesia


Identitas


Nama:  manusia jupiter

Kelas: IX-E

Mata pelajaran: Bahasa Indonesia 

Abstrak


Artikel ini membahasa tentang menunjukkan masalah utama dan upaya untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. Artikel ini memberikan gambaran menyeluruh tentang status kesehatan di Indonesia dengan menganalisis literatur terbaru dan berbagai sumber data, termasuk prevalensi penyakit menular dan tidak menular, kesehatan ibu dan anak, dan upaya pemerintah dalam bidang kesehatan. Temuan utama menunjukkan bahwa layanan kesehatan lebih mudah diakses dan berkualitas, meskipun masih ada masalah dengan distribusi dan pembiayaan. 


Salah satu masalah kesehatan terbesar di Indonesia adalah tingkat kesehatan yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari faktor-faktor yang mempengaruhi kurang kesehatan dan mencari solusi untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia. Hasilnya menunjukkan bahwa pola hidup yang tidak seimbang, kekurangan gizi, dan kurangnya akses ke fasilitas kesehatan adalah beberapa faktor yang mempengaruhi kurang kesehatan. Meningkatkan kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat, meningkatkan akses ke fasilitas kesehatan, dan meningkatkan kualitas makanan adalah solusi yang disarankan. Untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia, pemerintah dan masyarakat harus bekerja sama.


Keywords

 Kesehatan Buruk, Pola Hidup, Gizi, Fasilitas Kualitas Hidup, dan juga kesehatan Indonesia, juga ada beberapa penyakit menular, penyakit tidak menular, kesehatan ibu dan anak, dan juga layanan Kesehatan yang memadai 


Pendahuluan


Sebagai negara dengan populasi terbesar keempat di dunia, Indonesia menghadapi banyak masalah di bidang kesehatan. Lokasi geografis yang luas dan beragam, serta disparitas ekonomi, memengaruhi distribusi layanan kesehatan. Tujuan ini adalah untuk menyelidiki kondisi kesehatan Indonesia dari tahun 2017 hingga 2020 , dengan penekanan khusus pada prevalensi penyakit, masalah dengan layanan kesehatan, dan upaya dan inovasi yang dilakukan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat.



Salah satu masalah kesehatan terbesar di Indonesia adalah tingkat kesehatan yang rendah. Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS), angka kematian bayi di Indonesia pada tahun 2020 mencapai 23 per 1.000 kelahiran hidup, dan angka kematian ibu mencapai 306 per 100.000 kelahiran hidup. Tambahan pula, penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi, dan kolesterol sangat umum. Ini menunjukkan bahwa kurang kesehatan harus diatasi segera.


Tinjuan Pustaka

Beberapa faktor memengaruhi kurang kesehatan, termasuk pola hidup tidak seimbang, kekurangan gizi, dan kurangnya akses ke fasilitas kesehatan. World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa pola hidup tidak seimbang dapat meningkatkan risiko diabetes, hipertensi, dan kolesterol (WHO, 2019). Kekurangan nutrisi juga dapat menyebabkan penurunan esehatan dan kualitas hidup masyarakat yang buruk (FAO, 2017). Kurangnya akses ke fasilitas kesehatan juga dapat menghalangi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai (WHO, 2018).


Metodologi

Data untuk penelitian ini dikumpulkan dari berbagai sumber sekunder, termasuk literatur terbaru, laporan resmi pemerintah, dan artikel ilmiah. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan dari 2017 hingga 2020. Untuk melakukan analisis data, utama yang muncul terkait kondisi kesehatan di Indonesia dan upaya untuk mengatasi masalah tersebut diidentifikasi.


Dalam penelitian ini, metode kualitatif digunakan; 30 responden dipilih secara purposif berdasarkan usia, jenis kelamin, dan status kesehatan. Wawancara dan observasi dilakukan selama dua bulan untuk mendapatkan data yang cukup dan memadai.


Hasil


Hasil penelitian menunjukkan bahwa sejumlah faktor, termasuk pola hidup tidak seimbang, kekurangan gizi, dan kurangnya akses ke fasilitas kesehatan, berkontribusi pada kurang kesehatan. Responden yang tinggal di daerah perkotaan mengalami tingkat kesehatan yang lebih rendah

 sebagai akibat dari pola hidup tidak seimbang, sedangkan responden yang tinggal di daerah pedesaan mengalami tingkat kesehatan yang lebih rendah sebagai akibat dari kekurangan gizi dan kurangnya gizi. akses ke perawatan medis. Juga banyak hal yang terjadi kaeshatan yang ad di Indonesia 

1. Penyakit menular dan penyakit tidak menular


Penyakit Menular: Pada tahun 2017, prevalensi tuberkulosis (TB) di Indonesia menunjukkan

bahwa negara ini memiliki jumlah kasus tuberkulosis tertinggi kedua di dunia, hanya di atas India (Kementerian Kesehatan RI, 2017). Terdapat masalah dengan deteksi dini dan pengobatan, meskipun banyak program telah diluncurkan. Selain tuberkulosis, penyakit menular lainnya seperti malaria dan HIV/AIDS terus menjadi masalah besar.


Penyakit Tidak Menular (PTM): Diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung menjadi lebih umum. Jumlah orang yang menderita diabetes dan hipertensi meningkat dibandingkan tahun 2013 menurut Riskesdas 2018 (Kementerian Kesehatan RI, 2018). Faktor utama adalah gaya hidup yang tidak sehat, seperti pola makan yang tidak sehat dan kurangnya aktivitas fisik.




Pembahasan


Hasil penelitian menunjukkan bahwa sejumlah faktor, termasuk pola hidup yang tidak seimbang, kekurangan gizi, dan kurangnya akses ke fasilitas kesehatan, memengaruhi kurang kesehatan. Meningkatkan kesadaran akan pentingnya pola hidup seimbang, meningkatkan akses ke fasilitas kesehatan, dan meningkatkan kualitas makanan adalah solusi yang disarankan. Untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia, pemerintah dan masyarakat perlu bekerja sama juga pamerintah harus memperhatikan macam-macam yang ada di bawah ini sebagai berikut:


1. Kesehatan Ibu dan Anak


Angka Kematian Ibu dan Bayi: Angka kematian ibu di Indonesia masih tinggi, mencapai 305 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2020, meskipun ada penurunan (BPS, 2020). Selain itu, angka kematian bayi menunjukkan

penurunan, tetapi masih memerlukan perhatian yang serius. Akses ke layanan kesehatan ibu dan anak serta pendidikan kesehatan reproduksi terus ditingkatkan. 1. Tantangan dalam Penyampaian Layanan Kesehatan


Salah satu masalah utama adalah distribusi fasilitas kesehatan yang tidak merata. Layanan kesehatan yang memadai seringkali tidak tersedia di daerah terpencil. Untuk mengatasi masalah ini, program seperti Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) didirikan dengan pendekatan yang lebih individu dan berbasis komunitas.




2. Pembiayaan Kesehatan


Tujuan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan adalah untuk memberi semua orang di Indonesia akses ke layanan kesehatan. Namun, program ini menghadapi banyak masalah, salah satunya adalah defisit keuangan yang terus meningkat (BPJS Kesehatan, 2019). Jika program ini ingin bertahan, pengelolaan dan pembiayaan harus diperbaiki.




3. Kualitas Layanan Medis


Layanan kesehatan masih menjadi masalah karena banyak fasilitas medis tidak memenuhi standar. Teknologi kesehatan seperti telemedicine mulai digunakan untuk mengatasi beberapa masalah yang menghalangi akses dan kualitas layanan. Sistem informasi kesehatan yang terintegrasi juga dibuat untuk mempermudah pengelolaan data dan perbaikan layanan.




4. Kolaborasi dan Inovasi


Berbagai masalah kesehatan di Indonesia dapat ditangani dengan lebih baik dengan bekerja sama dengan organisasi internasional dan LSM. Di antara inisiatif yang didukung oleh kerjasama ini adalah program imunisasi, peningkatan gizi, dan pengendalian penyakit menular. Selain itu, teknologi terus mendukung layanan kesehatan, seperti penggunaan aplikasi kesehatan untuk monitoring dan konsultasi.





Kesimpulan 

Faktor-faktor seperti pola hidup yang tidak seimbang, kekurangan gizi, dan kurangnya akses ke fasilitas kesehatan adalah beberapa contoh kurang kesehatan. Meningkatkan kesadaran akan pentingnya pola hidup seimbang, meningkatkan akses ke fasilitas kesehatan, dan meningkatkan kualitas makanan adalah solusi yang disarankan. Untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia, pemerintah dan masyarakat perlu bekerja sama. 

Kesehatan Indonesia menghadapi banyak masalah yang rumit, mulai dari penyakit menular dan tidak menular, distribusi layanan kesehatan, hingga pembiayaan dan kualitas layanan. Namun, meskipun berbagai upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah 

dan kemajuan besar dalam meningkatkan kesehatan masyarakat telah dicapai oleh berbagai organisasi dan pemanfaatan teknologi. Untuk menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera, diperlukan kerja sama yang kuat dan inovasi terus-menerus.


Daftar pustaka

1. Indikator Kesehatan Indonesia 2020 oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Bisa diakses secara online di https://www.bps.go.id.


2. Laporan Tahunan BPJS Kesehatan 2019 [online]. Tersedia di https://bpjs-kesehatan.go.id.


3. Laporan Kinerja Kementerian Kesehatan 2017. Bisa diakses secara online di https://www.kemkes.go.id.


4. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2018. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). Tersedia secara online di https://www.kemkes.go.id.

Comments